Pencarian berdasarkan :
Pencarian terakhir:
Sinopsis Buku Sejak kecil, hidupnya adalah tragedi! Lahir di tempat yang hanya mengenal matahari 24 jam, sisanya gelap. Kehilangan seluruh orang-orang yang disayanginya, orang tua, adik-kakak, sahabat sejati, pasangan, anak, berkali-kali. Gelap. Hitam. Dua sisi mengerikan. Bagaimana dia menebus semuanya? Bagaimana dia bisa menjadi petarung terkuat yang pernah ada. Sekali dia melepas teknik bek…
Demi label kesuksesan yang dicapai lebih cepat, kita rela menjadi orang yang miskin waktu dan memiliki kebahagiaan yang tidak menentu. Belum lagi jika kesehatan terganggu karena mesin dalam tubuh terus terpacu. Apakah tidak sayang dengan diri sendiri? Nyatanya, hidup cepat tidak selalu tepat untuk semua orang. Ada yang sukanya lari, tetapi mungkin kita cocoknya berjalan kaki. Memang lebih la…
Senyum seorang gadis yang tampak tak asing. Tawanya serenyah patahan biskuit, sedangkan suaranya gurih, riang tanpa beban. Jendela dengan tirai-tirai kuno serta lukisan gantung di dinding membuat bayang- bayang dari tempias matahari yang menerobos masuk dari celah jendela yang terbuka memantul cantik. Angin masih semurni saat Bumi pertama kali dicipta, pepohonan masih kerap basah oleh embun, da…
Filosofi buku ini sebetulnya simpel. Jika kamu sungguh-sungguh punya niat berubah, maka berubahlah sekarang. Tak peduli kamu melakukannya setahap demi setahap atau sejengkal demi sejengkal, yang penting berubah! Pendekatan psikologisnya sangat membantu kamu lepas dari kebiasaan burukmu atau kebiasaan buruk orang lain, tak peduli selama apapun kamu sudah stuck di sana. Lupakan buku-buku lain yan…
Buku ini mengingatkan kita bahwa gagal dan berbuat salah bukanlah suatu perkara besar, karena pada dasarnya manusia itu hidup. Daripada menghukum diri sendiri, sebaiknya kita justru merangkul diri sendiri. Kita didorong menjadi baik terhadap diri sendiri dan merefleksikan bagaimana sebaiknya kita memperlakukan kehidupan. Semua dipaparkan dalam kisah anekdot antar hewan. Kita akan menemukan i…
Buku ini akan menyadarkan Anda bahwa tidak selamanya Anda harus membahagiakan semua orang yang ada di sekitar Anda. Memperjuangkan hidup yang bahagia dari orang-orang yang berusaha mengusiknya adalah dengan menutup telinga terhadap komentar orang lain. Buku pengembangan diri ini cocok dibaca oleh siapa saja yang ingin meraih kebahagiaan dalam hidupnya tanpa campur tangan orang lain.
Namaku Alam akan menceritakan kisah hidup Alam. Latarnya berada di tahun 1965-1982. Dalam kisah ini, kamu dapat menjadi saksi langsung bagaimana kehidupan keluarga Alam yang terkena stigma buruk dari masyarakat membentuk karakter seorang Segara Alam yang dikenal pembaca sekarang.
Seni Menjalani Hidup yang Lebih Bermakna mengajak pembaca untuk mengeksplorasi dan mendalami makna kehidupan. Penulis memberikan wawasan tentang pentingnya merenung, menghargai momen kecil, dan menemukan tujuan hidup yang memberikan kepuasan sejati. Buku ini membimbing pembaca menuju pengalaman hidup yang lebih berarti melalui praktik-praktik spiritual dan refleksi diri yang mendalam.
Dan di sinilah kamu, menyentuh buku ini, sendiri saja, trying to feel something, trying to find a friend, dan kamu sudah ada di langkah yang tepat karena dengan buku ini akan membantumu berdamai dengan rasa sepi. Isi buku: Jujur, aku merasa nggak punya teman. Aku cuma butuh teman cerita, satu aja. Sekarang, aku seseorang tanpa circle. Aku selalu jadi opsi kedua di hidup orang. Latihan ber…